Ngobrol dengan marketing kami?
Chat dengan marketing RumahIslami.id
Al-Imam al-Auza’i rahimahullah : الوعد بقول : إن شاء الله ، مع إضمار عدم الفعل نفاق. “Termasuk kemunafikan, seseorang berjanji dengan mengucapkan insyaAllah, padahal di balik ucapan itu ia sendiri tidak mau memenuhinya.” __________________ Jami’ul Ulum wal Hikam, 2/482

RumahIslami.id hanya memasarkan produk properti syariah tanpa bank, tanpa riba, tanpa menyalahi hukum Islam. Dengan penyeleksian yang ketat dan sedemikian rupa agar dapat menghadirkan perumahan syariah yang aman yang bisa Anda pilih.
RumahIslami.id hanya memasarkan produk properti syariah tanpa bank, tanpa riba, tanpa menyalahi hukum Islam. Dengan penyeleksian yang ketat dan sedemikian rupa agar dapat menghadirkan perumahan syariah yang aman yang bisa Anda pilih.
Loading...

Selasa, 19 Oktober 2021

Memahami Makna Ikhlas

 Ikhlas artinya memurnikan tujuan bertaqqarub kepada Allah 'Azza wajala, dari hal-hal yang mengotorinya. Arti lainnya; menjadikan Allah SWT sebagai satu-satunya tujuan dalam segala benmtuk ketaatan. Atau; mengabaikan pandangan makhluk dengan cara selalu berkosentarsi kepada Al-Kholiq.

Ikhlas adalah syarat diterimanya amal shalih yanmg dilaksanakan sesuai dengan sunnah Rasullullah SAW. Allah 'Azza wajala telah memerintahkan kita untuk itu dalam firmanNya :

وَمَآ أُمِرُوٓاْ إِلَّا لِيَعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ

Artinya : Dan mereka tidak disuruh kecuali supaya beribadah kepada Allah dengan memurnikan dien ( Agama ) kepadaNya, lagi bersikap lurus. ( Al Bayinnah : 5 )

Abu Umamah meriwayatkan, seseorang telah menemui Rasullullah SAW, dan bertanya, " Bagaimana pendapat mu seseorang yang berperang untuk mendapatkan upah dan pujian? Apakah ia mendapatkan pahala?"

Rasullullah SAW menjawab, " Ia tidak mendapatkan apa-apa". Orang tadi mengulangi pertanyaannya tiga kali, dan Rasullullah SAW pun tetap menjawab, "Ia tidak mendapatkan apa-apa". Lalu beliau bersabda,

Sesungguhnya Allah 'Azza wa jala tidak menerima suatu amal , kecualijika dikerjakan murni karenaNya dan mengharap wajahNya".

Seorang hamba hanya akan selamat dari godaan setan dengan keikhlasan. Allah 'Azza wa jala berfirman, mengungkapkan pernyataan Iblis,

إِلَّا عِبَادَكَ مِنۡهُمُ ٱلۡمُخۡلَصِينَ

Artinya : kecuali hamba-hambaMu yang selalu ikhlas ( Shad : 83 )

Apabila suatu amal telah tercampuri oleh harapan-harapan duniawi- yang disenangi oleh diri dan hati manusia-sedikit ataupun banyak, maka, sungguh, kejernihan amal itu telah tercemari. Hilang pulalah keikhlasan.

Ikhlas adalah membersihkan hati darisegala kotoran-sedikit ataupun banya -sehingga tujuan dari taqqarub benar-benar murni karena Allah SWT, bukan yang lain. Hal inihanya akan datang dari seseorang yang mencintai Allah 'Azza Wa jala dan menggantungkan seluruh harapannya di akhirat. Tidak tersisa tempat dihatinya untuk mencintai dunia.

Sumber : TAzkiyatun Nafs ( Konsep Penyucian Jiwa Menurut Ulama Salafushshalih )
karya Ibnu Rajab Al-Hambali Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah

0 komentar:

Posting Komentar

RumahIslami.id hanya memasarkan produk properti syariah tanpa bank, tanpa riba, tanpa menyalahi hukum Islam. Dengan penyeleksian yang ketat dan sedemikian rupa agar dapat menghadirkan perumahan syariah yang aman yang bisa Anda pilih.
Ingin dapat informasi tentang produk property? Klik
Chat via Whatsapp dengan marketing RumahIslami.id

VIDEO

Contact

Hubungi Kami

Jika anda memiliki pertanyaan seputar Property Syariah, anda dapat menghubungi bagian marketing kami.

Alamat

Lumbu Tengah Raya No.29 RT 07 RW 28 Kelurahan Bojong Rawalumbu Kecamatan Rawalumbu Bekasi

Jam Kerja:

Senin - Jumat dari 9am hingga 5pm

Hubungi: Fauzul
Hubungi: Cecep

Agar tetap diteguhkan hati ingatlah sebuah do’a yang selalu dibaca oleh Nabi. Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha mengatakan bahwa doa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah doa, « يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ » “Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘ala diinik” artinya ‘Wahai Zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu’ (HR. Tirmidzi, Ahmad, Hakim, dishahihkan oleh Adz Dzahabi, lihat pula Shohihul Jami’)
RumahIslami.id hanya memasarkan produk properti syariah tanpa bank, tanpa riba, tanpa menyalahi hukum Islam. Dengan penyeleksian yang ketat dan sedemikian rupa agar dapat menghadirkan perumahan syariah yang aman yang bisa Anda pilih.

PROYEK KAMI